Karakteristik Bahasa Jurnalistik dan contoh kalimatnya
Karakteristik Bahasa
Jurnalistik
Karakterikstik
bahasa jurnalistik terdiri dari 17 makna kata, berikut perincian penjelasannya:
1. Sederhana :
Memilih kata atau kalimat yang paling banyak diketahui maknanya oleh khalayak pembaca.
Memilih kata atau kalimat yang paling banyak diketahui maknanya oleh khalayak pembaca.
Contoh
kalimat sederhana dalam bahasa jurnalistik :
-
Delapan belas tahun keatas wajib ber-KTP.
-
Ibu pergi ke pasar.
-
Budi sedang membaca.
-
Saya mengenakan sepatu saat pergi ke kampus.
-
Saya membeli pulpen di warung.
-
Seribu
Karyawan Mengamuk.
2. Singkat :
Langsung kepada pokok masalah (to the point).
Contoh kalimat singkat dalam bahasa jurnalistik :
Langsung kepada pokok masalah (to the point).
Contoh kalimat singkat dalam bahasa jurnalistik :
-
Kesya suka menolong.
-
Menatap globalisasi otomotif.
-
Pedagang itu rugi besar.
-
Harga premium turun.
-
Markus Tolak
Darko.
3. Padat :
Sarat informasi.
Sarat informasi.
Contoh
kalimat padat dalam bahasa jurnalistik :
-
Petani alami kelangkaan pupuk.
-
Presiden terbang ke Bangkok
-
Bus Tabrak Motor,
Dua Tewas
-
Bubarkan
Geng Motor
4. Lugas :
Tegas tidak ambigu.
Tegas tidak ambigu.
Contoh
kalimat lugas dalam bahasa jurnalistik :
-
Barcelona
Menang, Maourinho Berang.
-
PSSI tunjuk Indra Sjafri, Bagaimana dengan milla?
5. Jelas :
Mudah ditangkap maksudnya, tidak baur dan kabur.
Mudah ditangkap maksudnya, tidak baur dan kabur.
Contoh
kalimat jelas dalam bahasa jurnalistik :
-
Hitam adalah warna gelap.
-
Merah artinya berani.
-
Indonesia beriklim tropis.
-
Khasiat obat itu sangat mujur.
-
Gembong
Perapokan CIMB Niaga Tewas.
6. Jernih :
Berarti bening, tembus pandang, transparan, jujur, tulus, tidak menyembunyikan sesuatu yang bersifat negative seperti prasangka atau fitnah.
Berarti bening, tembus pandang, transparan, jujur, tulus, tidak menyembunyikan sesuatu yang bersifat negative seperti prasangka atau fitnah.
Contoh
kalimat jernih dalam bahasa jurnalistik :
-
Anak itu sangat baik.
-
Sopan santunlah kepada orang tua.
-
Petugas
pemadam kebakaran Kota Bandung sudah tidak mendapatkan asuransi kecelakaan
sejak 2009 lalu.
-
Karna tidak membayar SPP, Dhoni “dikartu merah” oleh pihak sekolah.
7. Menarik :
Mampu membangkitkan minat dan perhatian khalayak pembaca, memicu selera baca. Bahasa jurnalistik berpijak pada prinsip: menarik, benar, dan baku.
Mampu membangkitkan minat dan perhatian khalayak pembaca, memicu selera baca. Bahasa jurnalistik berpijak pada prinsip: menarik, benar, dan baku.
Contoh
kalimat menarik dalam bahasa jurnalistik :
-
Orang kaya jadi pemulung.
-
Wanita cantik menjadi viral di medsos.
-
Hijab kekinian menjadi trending topic.
-
Aksesoris kece tempatnya kaum muda.
-
Persib membantai persija.
8. Demokratis :
Tidak mengenal tingkat, pangkat, kasta, atau perbedaan dari pihak yang menyapa dan pihak yang disapa.
Tidak mengenal tingkat, pangkat, kasta, atau perbedaan dari pihak yang menyapa dan pihak yang disapa.
Contoh
kalimat demokratis dalam bahasa jurnalistik :
-
Makanan pokok orang indonesia adalah nasi.
-
Wanita selalu mengedepankan penampilan.
-
Makhluk hidup memerlukan air untuk kebutuhan sehari-hari.
-
Jusuf Kalla
mengatakan dalam hal ini , seyogianya para anggota Persis bercermin kepada para
pendahulunya yang memiliki jiwa wirausaha.
9. Populis :
Setiap kata, istilah, atau kalimat apapun yang terdapat dalam karya-karya jurnalistik harus akrab di telinga, di mata, di benak pikiran khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsa.
Setiap kata, istilah, atau kalimat apapun yang terdapat dalam karya-karya jurnalistik harus akrab di telinga, di mata, di benak pikiran khalayak pembaca, pendengar, atau pemirsa.
Contoh
kalimat populis dalam bahasa jurnalistik :
-
Korupsi Dana
Bencana Divonis 1 Tahun 4 Bulan.
10. Logis :
Kata, istilah, atau kalimat, harus dapat diterima dan tidak bertentangan dengan akal sehat (common sense). Disini berlaku hukum logika.
Kata, istilah, atau kalimat, harus dapat diterima dan tidak bertentangan dengan akal sehat (common sense). Disini berlaku hukum logika.
Contoh
kalimat logis dalam bahasa jurnalistik :
-
Tugiman,
kuasa huku masinis KA Argo Bromo Anggrek, M Halik, mejelaskan, kliennya
ditetapkan menjadi tersangka karena dianggap lalai dalam mengemudikan KA Argo
Bromo Anggrek sehingga menabrak KA Senja Utama.
11. Gramatikal :
Kata, istilah, atau kalimat apapun yang dipakai dan dipilih harus mengikuti kaidah tata bahasa baku.
Kata, istilah, atau kalimat apapun yang dipakai dan dipilih harus mengikuti kaidah tata bahasa baku.
Contoh
kalimat gramatikal dalam bahasa jurnalistik :
-
Marzuki
menyatakan, ia diberi kabar nama calon Kepala Polri diserahkan kepada DPR pada
3 Oktober 2010.
12. Menghindari kata tutur :
Kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari secara informal.
Kata yang biasa digunakan dalam percakapan sehari-hari secara informal.
Contoh
kalimat tutur dalam bahasa jurnalistik :
-
Harga kopi itu dua ribu lima ratus rupiah.
-
Hingga
Minggu malam sudah 6 tersangka teroris yang merampok tewas ditembak, 2
tertangkap ( seorang di antaranya luka tembak), dan seorang lainnya , MC,
menyerahkan diri.
13. Menghindari kata dan istilah asing :
Berita atau laporan yang banyak diselipi kata-kata asing, selain tidak informatif, dan komunikatif, juga sangat membingungkan.
Berita atau laporan yang banyak diselipi kata-kata asing, selain tidak informatif, dan komunikatif, juga sangat membingungkan.
Contoh
kalimat menghindari kata dan istilah asing dalam bahasa jurnalistik :
-
Agus
mengungkapkan bahwa prioritas sebagai Panglima TNI adalah bagaimana
melaksanakan doktrin Tri Marta terpadu.
14.Pilihan kata (diksi) yang tepat :
Setiap kata yang dipilih, memang tepat dan akurat sesuai dengan tujuan pesan pokok yang ingin disampaikan kepada khalayak.
Setiap kata yang dipilih, memang tepat dan akurat sesuai dengan tujuan pesan pokok yang ingin disampaikan kepada khalayak.
Contoh
kalimat pilihan kata (diksi) yang tepat dalam bahasa jurnalistik :
-
Banjir yang
menenggelamkan areal persawahan tersebut berlangsung sejak Sabtu (25/9).
15. Mengutamakan kalimat aktif :
Kalimat aktif lebih mudah dipahami dan lebih disukai oleh khalayak pembaca daripada kalimat pasif.
Kalimat aktif lebih mudah dipahami dan lebih disukai oleh khalayak pembaca daripada kalimat pasif.
Contoh
kalimat mengutamakan kalimat aktif dalam bahasa jurnalistik :
-
Partai
Demokrat akhinya menentukan sikap dala Pemilihan Umum Kepala Daerah
(Pemilukada) Kabupaten Bandung putran kedua.
-
Penindakan diharapkan membawa dampak baik.
-
Segera berantas korupsi.
16. Menghindari kata atau istilah teknis :
Harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, salah satu cara untuk itu ialah, dengan menghindari penggunaan istilah atau kata-kata teknis.
Contoh kalimat menghindari kata atau istilah teknis dalam bahasa jurnalistik :
Harus sederhana, mudah dipahami, ringan dibaca, salah satu cara untuk itu ialah, dengan menghindari penggunaan istilah atau kata-kata teknis.
Contoh kalimat menghindari kata atau istilah teknis dalam bahasa jurnalistik :
-
Goddard
sedang bekerja di kolam pasang air laut di karang Carpinterua, Taman Nasional
Carpenteria, California, saat menemukan spesies baru dari nudibranch (Siput
Laut).
17. Tunduk kepada kaidah etika :
Dalam etika berbahasa, pers tidak boleh menuliskan kata-kata yang tidak sopan, vulgar, sumpah serapah, hujatan, dan makian yang sangat jauh dari norma sosial budaya Agama.
Contoh kalimat menghindari kata atau istilah teknis dalam bahasa jurnalistik :
Dalam etika berbahasa, pers tidak boleh menuliskan kata-kata yang tidak sopan, vulgar, sumpah serapah, hujatan, dan makian yang sangat jauh dari norma sosial budaya Agama.
Contoh kalimat menghindari kata atau istilah teknis dalam bahasa jurnalistik :
-
Sikap yang baik ditunjukan dari tingkah laku.
-
Menyinggung umat beragama sangat tidak berfaedah.
Komentar
Posting Komentar